Wisata Grobogan – BLedug Kuwu

July 19, 2008

Bledug Kuwu adalah sebuah fenomena kawah lumpur (mud volcanoes) yang sudah terjadi jauh sebelum jaman Kerajaan Mataram Kuno (732 M—928 M). Bledug Kuwu merupakan salah satu obyek wisata andalan di Kabupaten Grobogan, selain sumber api abadi Mrapen, dan Waduk Kedungombo. Secara etimologi, nama bledug kuwu berasal dari bahasa Jawa, yaitu `bledug` yang berarti ledakan/meledak dan `kuwu` yang diserap dari kata `kuwur` yang berarti lari/kabur/berhamburan.

Menurut cerita turun temurun yang beredar di masyarakat, Bledug Kuwu terjadi karena adanya lubang yang menghubungkan tempat itu dengan Laut Selatan. Konon lubang itu adalah jalan pulang Joko Linglung dari Laut Selatan menuju Kerajaan Medang Kamulan setelah mengalahkan Prabu Dewata Cengkar yang telah berubah menjadi buaya putih di Laut Selatan. Joko Linglung konon bisa membuat lubang tersebut karena dia bisa menjelma menjadi ular naga yang merupakan syarat agar dia diakui sebagai anak Aji Saka, penguasa Kerajaan Medang Kamulan.
B. Keistimewaan

Selama perjalanan menuju Bledug Kuwu pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang sangat indah, hamparan sawah yang hijau, kawasan hutan yang cukup lebat, dan bukit-bukit yang begitu indah, sehingga perjalanan menuju tempat wisata ini tidak terasa membosankan. Setelah sampai di lokasi, pengunjung akan melihat fenomena alam yang mengagumkan. Di objek wisata ini, terjadi letupan-letupan lumpur seperti bunyi meriam yang berlangsung terus-menerus secara berkala, antara 2 sampai 3 menit, di daerah dengan diameter kurang lebih 650 meter. Bahkan, tak jarang, letupan-letupan lumpur itu bisa mencapai seukuran rumah penduduk.

Selain menikmati keindahan wisata Bledug Kuwu, pengunjung juga bisa menyaksikan penduduk desa yang mencari nafkah dari Bledug Kuwu sebagai petani garam. Dari sumber air garam Bledug Kuwu, petani garam mengolahnya hingga menjadi garam dapur. Kemasyhuran rasa garam Bledug Kuwu pernah tercatat dalam sejarah Kraton Surakarta.
C. Lokasi

Objek wisata Bledug Kuwu terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah.
D. Akses

Perjalanan menuju objek wisata Bledug Kuwu dapat ditempuh melalui jalan darat. Dari Terminal Bus Semarang, pengunjung dapat menggunakan bus jurusan Semarang-Purwodadi dengan biaya sekitar Rp 10.000. Setelah sampai di Terminal Bus Purwodadi, perjalanan dapat dilanjutkan dengan minibus jurusan Porwodadi—Kuwu dengan ongkos sekitar Rp 5.000 (April 2008).
E. Harga Tiket

Bagi pengunjung yang baru pertama kali menyambangi objek wisata ini mungkin akan terheran-heran dengan harga tiket masuk yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. Hanya dengan mengeluarkan uang Rp 500 per orang (April 2008) pengunjung sudah bisa menikmati keindahan wisata alam Bledug Kuwu sepuas-puasnya.
F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di sekitar lokasi objek wisata Bledug Kuwu terdapat akomodasi dan fasilitas, seperti: rumah makan, rumah penginapan, warung telekomunikasi/Wartel, dan tentu saja, warung/toko yang menjual garam buatan penduduk Desa Kuwu yang sudah masyhur rasanya.

Sumber : http://www.malaytourism.com

Entry Filed under: Uncategorized. .

3 Comments Add your own

Leave a Comment

hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


FACEBOOK

Melihat Facebook Mas Darmono
telematika indonesia PULSA HANDPHONE dzarmono.wordpress.com

Blog Stats

Pages

Blogroll

Link DaerahKu

Telematika Project

Categories

Recent Comments

yumi estetika on Grobogan Tempo Dulu dan S…
cakraedy on Tamu
Kumedi on Tamu
Kumedi on Tamu
dwi setiyo awan on Tamu